PROSES INOVASI

Posted: August 24, 2010 in Pengetahuan
Tags: , ,

Inovasi dapat diartikan sebagai bagai “proses” dan/atau “hasil” pengembangan dan/atau pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).
Inovasi sebagai suatu “obyek” juga memiliki arti sebagai suatu produk atau praktik baru yang tersedia bagi aplikasi, umumnya dalam suatu konteks komersial. Biasanya, beragam tingkat kebaruannya dapat dibedakan, bergantung pada konteksnya: suatu inovasi dapat bersifat baru bagi suatu perusahaan (atau “agen/aktor”), baru bagi pasar, atau negara atau daerah, atau baru secara global. Sementara itu, inovasi sebagai suatu “aktivitas” merupakan proses penciptaan inovasi, seringkali diidentifkasi dengan komersialisasi suatu invensi.

Istilah inovasi memang sering didefinisikan secara berbeda, walaupun pada umumnya memiliki pemaknaan serupa.
Banyak perusahaan besar berani mengambil resiko dengan menanamkan asset yang cukup besar untuk pengembangan inovasi produk mereka sehingga memiliki daya saing. Pengetahuan dan inovasi menjadi suatu darah segar bagi suatu perusahaan untuk terus dapat bersaing di pasar global.

Namun demikian inovasi tidak serta-merta dapat dilakukan terjadi dalam kondisi vakum. Inovasi dapat berkembang dengan interaksi antara tiga komponen utamannya yaitu : riset, pengembangan dan aplikasi. Inovasi akan dapat berjalan dan berkembang jika terdapat berbagai keterdukungan kondisi pada suatu ekosistem inovasi. Institusi pendidikan dan pengembangan sebagai suatu penghasil pengetahuan (knowledge) menjadi motor yang dapat mendukung industri yang nantinya sebagai pengaplikasi inovasi yang dilakukan. Namun demikian hal itu perlu adanya keterdukungan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Keterkaitan dari keseluruh factor tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :

sumber ; knowledge & innovation : platform peningkatan daya saning

Adanya suatu sistem yang saling mendukung dalam ekosistem inovasi akan mendorong perubahan-perubahan. Tentunya dengan harapan perubahan tersebut selalu kearah yang lebih baik. Perubahan-perubahan tersebut diharapkan dapat menimbulkan inovasi-inovasi yang mendukung perkembangan ekonomi.

Suatu inovasi akan lahir dengan adanya kreativitas. Proses kreativitas sehingga menghasilkan suatu inovasi sendiri dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu “mencari” (search), “membenturkan” (collision), “membenturkan” (decision) dan “mencoba” (trial). Dari berbagai tahapan yang harus dilewati untuk melahirkan inovasi tersebut dapat dilihat bahwa diperlukan sekali kegigihan dan keuletan dalam melakukan eksperimentasi dan analisis yang cermat.

by soerdepoer : 24 Agustus 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s